Kesehatan

Campak pada Dewasa: Risiko Komplikasi yang Diungkap Dokter

Campak kerap dianggap sebagai penyakit masa kecil, padahal pada orang dewasa risikonya tidak bisa dipandang ringan. Dalam kondisi tertentu, infeksi ini justru dapat memicu komplikasi serius, terutama pada mereka yang daya tahan tubuhnya sedang tidak optimal.

Kelompok Dewasa yang Perlu Lebih Waspada

Menurut Dr. dr. Adityo Susilo, Sp.PD, K-PTI, FINASIM dari PAPDI, campak pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat berkembang menjadi masalah kesehatan yang berat. Kelompok yang paling rentan antara lain penderita malnutrisi, gangguan imun, kanker, serta ibu hamil. Pada mereka, campak tidak berhenti sebagai ruam dan demam biasa, tetapi bisa berujung pada komplikasi yang lebih berbahaya.

Komplikasi yang Bisa Muncul

Sejumlah komplikasi yang dikaitkan dengan campak meliputi pneumonia, infeksi otak, gangguan mata, hingga infeksi telinga. Meski angka kematian akibat campak tergolong rendah, yakni sekitar 1 dari 1.000 kasus, kewaspadaan tetap diperlukan karena dampaknya bisa jauh lebih berat pada pasien dengan kondisi tertentu.

Penanganan dan Pencegahan Jadi Kunci

Untuk penanganan, campak pada dewasa umumnya ditangani dengan terapi suportif, seperti menjaga asupan cairan dan nutrisi agar tetap tercukupi. Pemberian vitamin A juga disebut dapat membantu mempercepat pemulihan. Karena tidak ada antivirus khusus untuk mengobati campak, pencegahan menjadi langkah paling penting. Vaksinasi disebut sebagai kunci untuk menekan penularan sekaligus melindungi kelompok yang paling rentan, sebagaimana disampaikan dalam penjelasan PAPDI.