Berita

Mengapa Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Menguat secara Bersamaan

Mengapa Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Menguat secara Bersamaan

Jakarta — Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menilai penguatan keuangan syariah tidak bisa berjalan sendirian. Baginya, pertumbuhan sektor ini justru akan lebih kokoh jika langsung terhubung dengan aktivitas ekonomi nyata di lapangan, mulai dari UMKM, industri halal, hingga usaha produktif di tingkat masyarakat.

Ferry menekankan bahwa literasi dan inklusi keuangan syariah perlu diperluas sampai ke desa. Menurutnya, pendekatan itu penting agar ekosistem syariah tidak berhenti pada layanan keuangan, tetapi benar-benar mendorong perputaran ekonomi yang memberi dampak langsung bagi warga.

Keuangan syariah tak boleh lepas dari ekonomi nyata

Dalam pandangannya, keuangan syariah dan sektor riil justru akan tumbuh secara bersamaan dan saling menguatkan. Karena itu, pengembangan keuangan syariah harus ditempatkan dalam satu jalur dengan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

Ferry menyebut hubungan itu terlihat jelas pada kegiatan usaha yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari, termasuk UMKM dan industri halal. Jika pembiayaan dan literasi berjalan beriringan dengan pengembangan usaha, maka ekosistem syariah akan lebih mudah berkembang secara berkelanjutan.

Kopdes Merah Putih disebut sebagai simpul baru

Di tengah upaya tersebut, Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih dipandang sebagai bagian dari ekosistem pengembangan literasi dan sektor riil yang didorong MES. Konsep ini dinilai bisa menjadi titik temu antara pembiayaan, edukasi, dan penguatan usaha produktif di tingkat lokal.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, pemerintah ingin mendorong kurasi, inkubasi, dan pembiayaan bagi produk-produk UMKM agar bisa masuk ke gerai-gerai koperasi desa yang dikelola secara modern. Skema ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pasar, tetapi juga memperkuat rantai ekonomi di daerah.

Produk daerah diprioritaskan agar warga naik kelas

Ferry juga menekankan pentingnya memberi ruang utama bagi produk UMKM dari daerah untuk dipasarkan lewat koperasi desa. Langkah ini, menurutnya, bisa membantu masyarakat bergeser dari sekadar konsumen menjadi produsen yang lebih aktif dalam roda ekonomi.

Dengan membuka akses lebih luas bagi produk lokal, ekonomi daerah diharapkan ikut bergerak dan jangkauan penjualan bisa meluas hingga ke ritel-ritel. Mengutip penjelasan Ferry, strategi ini bukan hanya soal distribusi barang, tetapi juga soal membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari level paling bawah.