Pergerakan pasar kripto pada Sabtu, 4 April 2026, masih menunjukkan pola yang campuran. Bitcoin tetap bertahan di zona hijau, tetapi sejumlah aset digital utama belum kompak mengikuti arah yang sama. Di tengah volatilitas yang masih terasa, pasar justru memperlihatkan seleksi yang cukup tajam antara koin yang menguat dan yang terkoreksi.
Bitcoin Masih Menguat, Ethereum Terkoreksi
Berdasarkan data Coinmarketcap, harga Bitcoin (BTC) naik 0,18 persen ke level Rp 1,135 miliar per koin. Kenaikan ini menegaskan posisi Bitcoin yang masih relatif stabil dibanding aset kripto besar lainnya. Namun, Ethereum (ETH) bergerak berlawanan arah dengan pelemahan 0,39 persen dan diperdagangkan di kisaran Rp 34,81 juta per koin.
Altcoin Bergerak Beragam
Di kelompok altcoin, Binance Coin (BNB) mencatat penguatan 0,48 persen menjadi Rp 9,987 juta. Cardano (ADA) tampil lebih agresif dengan kenaikan 1,89 persen ke Rp 4.162 per koin. Solana (SOL) juga ikut menanjak tipis 1,21 persen ke level Rp 1,361 juta per koin.
Meski begitu, tidak semua aset berada di jalur yang sama. XRP justru turun tipis 0,11 persen menjadi Rp 22.329 per koin. Sementara itu, Dogecoin masih mampu menguat 1,01 persen dan diperdagangkan di level Rp 1.549 per token.
Kapitalisasi Pasar Naik, Volume Justru Menyusut
Masih mengacu pada Coinmarketcap, kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan tercatat mencapai Rp 39.170 triliun, naik 0,35 persen dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, total volume perdagangan justru turun cukup dalam, yakni 35,83 persen menjadi Rp 984,48 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa meski valuasi pasar masih bertahan, intensitas transaksi belum pulih sepenuhnya.
Untuk stablecoin, Tether (USDT) turun tipis 0,04 persen ke Rp 16.990 per koin, sedangkan USD Coin (USDC) melemah 0,02 persen menjadi Rp 16.992 per koin. Pergerakan kecil pada dua aset ini menandakan pasar masih menunggu katalis yang lebih kuat sebelum mengambil arah yang lebih tegas.
