Tim putri Jakarta Pertamina Enduro, juara bertahan, berhasil bangkit dari kekalahan dan memenangkan pertandingan melawan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor 3-1 (25-18, 25-19, 18-25, 25-23) dalam laga final four Proliga 2026 di Jawapos Arena, Surabaya, Sabtu malam. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Megawati Hangestri dan timnya untuk meraih tiket grand final setelah mengalami kekalahan 2-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile pada pertandingan sebelumnya. Di sisi lain, kekalahan kedua bagi Popsivo Polwan membuat langkah mereka menuju grand final semakin sulit setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, menyatakan bahwa meskipun peluang semakin berat, timnya tetap akan fokus untuk pertandingan berikutnya dengan kembali berlatih dan mempersiapkan diri.
Kelemahan yang terjadi pada set pertama dan kedua disebabkan oleh banyak kesalahan yang dilakukan oleh anak asuh Darko, terutama dalam menerima bola servis dan pertahanan yang mudah ditembus lawan. Namun, permainan Popsivo mulai membaik pada set ketiga dengan penerimaan bola servis yang lebih baik, blok yang rapat, dan hasilnya berhasil menang 25-18. Meskipun sempat memimpin pada set keempat, kekalahan yang terjadi pada poin kritis membuat Popsivo tertinggal 22-23, dan servis keras dari Megawati mengakhiri pertandingan dengan skor 23-25.
Pelatih tim Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, mengakui bahwa kehilangan konsentrasi pada set ketiga menyebabkan lawan bisa berbalik menekan. Megawati Hangestri, pemain Jakarta Pertamina Enduro, menambahkan bahwa kehadiran pemain senior asal Rusia, Irina Voronkova, membawa perubahan signifikan dalam tim dibanding saat babak reguler. Dengan harapan kerja sama tim semakin solid, Jakarta Pertamina Enduro berhasil meraih kemenangan penting.

