HomeBeritaWFH ASN tidak ganggu produktivitas pertanian saat El Nino

WFH ASN tidak ganggu produktivitas pertanian saat El Nino

Petani merupakan pelaku utama di sektor pertanian yang tetap aktif bekerja di lapangan, terlepas dari kebijakan kerja fleksibel yang diterapkan bagi ASN. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kebijakan work from home (WFH) bagi ASN setiap Jumat di Kementerian Pertaniannya tidak akan mengganggu produktivitas sektor pertanian, terutama menghadapi potensi El Nino. Menurut beliau, kinerja ASN di sektor pertanian tetap optimal karena kontrol dan koordinasi dapat dilakukan melalui berbagai saluran komunikasi digital seperti telepon dan aplikasi pesan WhatsApp.

Dalam menghadapi tantangan El Nino dan dinamika geopolitik global, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas produksi dan ketahanan pangan nasional. Meskipun kebijakan WFH diterapkan, petani sebagai pelaku utama sektor pertanian terus menjalankan aktivitas sehari-hari di lapangan, sehingga tidak terdampak oleh kebijakan tersebut. Pemerintah juga memastikan ketersediaan stok pangan, terutama komoditas beras yang melimpah mencapai 4,5 juta ton, untuk menjaga stabilitas kebutuhan masyarakat Indonesia.

Pemerintah resmi menerapkan kebijakan WFH bagi ASN setiap Jumat, dimulai sejak 1 April 2026, yang akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. Kebijakan ini berlaku di instansi pusat dan daerah, diatur melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta Menteri Dalam Negeri. Artinya, kebijakan WFH tidak mempengaruhi produktivitas sektor pertanian yang tetap berjalan aman dan produktif, karena aktivitas utama produksi dilakukan oleh petani langsung di lapangan.

Source link

BERITA TERKAIT

Paling Populer