Crypto

Tambang Kripto Moskow: Ancaman Larangan dan Penjelasannya

Tambang Kripto di Moskow Disorot, Pemerintah Daerah Dorong Larangan karena Bebani Listrik

Pemerintah Wilayah Moscow mulai mengambil sikap lebih keras terhadap aktivitas penambangan kripto. Di tengah tekanan yang terus meningkat pada sistem kelistrikan regional, otoritas setempat kini mengusulkan larangan mining cryptocurrency di Moskow dan wilayah sekitarnya.

Tekanan listrik regional jadi alasan utama

Usulan itu disampaikan Menteri Energi wilayah tersebut, Sergey Voropanov, dalam forum Energoprom-2026 di Kazan. Menurut dia, pertumbuhan pusat data yang sangat cepat telah membuat beban jaringan listrik semakin berat. Kondisi ini membuat pemerintah daerah menilai perlu ada pembatasan yang lebih tegas terhadap aktivitas yang menyerap daya besar, termasuk penambangan kripto.

Voropanov menyebut konsumsi energi dari aktivitas mining saat ini mencapai sekitar 1 gigawatt, dan separuh beban itu terpusat di wilayah Moskow. Ia menilai penggunaan listrik sebesar itu tidak sebanding dengan manfaat ekonomi yang diterima daerah.

Rencana tambahan untuk data center

Larangan mining bukan satu-satunya opsi yang sedang dipertimbangkan. Pemerintah wilayah juga menimbang langkah lain, seperti menyusun rencana induk penempatan pusat data agar distribusinya lebih terkendali. Selain itu, ada wacana untuk membatasi koneksi langsung ke sumber pembangkit listrik.

Kebijakan ini disebut terutama menyasar pusat data dengan kapasitas di atas 10 megawatt, yang dianggap paling besar menyedot pasokan energi regional.

Isyarat arah kebijakan yang lebih ketat

Langkah Moskow menunjukkan bahwa pemerintah daerah mulai memandang industri kripto bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari dampaknya terhadap infrastruktur dasar. Dalam situasi ketika kebutuhan listrik terus naik, aktivitas yang menguras daya besar tampaknya akan semakin diawasi.

Dalam konteks investasi, setiap keputusan tetap perlu didasari analisis dan riset yang matang. Atribusi informasi dalam laporan ini merujuk pada Liputan6.com.