Crypto

Charles Schwab Segera Luncurkan Platform Kripto Baru

Charles Schwab bersiap mengambil langkah yang selama ini lama dinanti pasar: masuk langsung ke perdagangan aset kripto. Perusahaan manajemen aset raksasa itu mengumumkan rencana peluncuran platform baru bernama Schwab CryptoTM, yang akan memberi klien akses untuk membeli dan menjual bitcoin (BTC) serta Ethereum (ETH) secara langsung.

Schwab CryptoTM Dibidik Meluncur pada 2026

CEO Charles Schwab, Rick Wurster, mengatakan perusahaan sedang bekerja untuk menghadirkan platform tersebut pada paruh pertama 2026. Jika sesuai jadwal, layanan ini akan menempatkan Schwab berhadapan langsung dengan pemain besar yang lebih dulu mapan di industri kripto, termasuk Coinbase dan Robinhood.

Langkah ini memperlihatkan bagaimana Schwab mulai merespons meningkatnya minat investor terhadap aset digital, terutama dari basis klien yang selama ini sudah terbiasa bertransaksi lewat produk investasi tradisional.

Akses Kripto untuk Klien yang Sudah Terpapar Aset Digital

Dengan total aset klien mencapai USD 12,22 triliun per Februari 2026, Charles Schwab memiliki pangsa pengguna yang sangat besar untuk dijangkau. Sejumlah kliennya sebenarnya sudah lebih dulu memiliki eksposur ke kripto, baik melalui ETF Bitcoin spot maupun dana tematik yang terkait dengan industri aset digital.

Wurster menyebut sekitar 5% klien Schwab sudah punya paparan terhadap kripto. Sebagian dari mereka saat ini menyimpan aset digital di platform lain seperti Coinbase atau Robinhood. Melalui Schwab CryptoTM, perusahaan ingin mengubah itu dengan memberi opsi kepemilikan dan penyimpanan kripto langsung di ekosistem Schwab.

Persaingan Baru di Jalur Investasi Digital

Masuknya Schwab ke pasar ini bukan sekadar menambah pilihan bagi investor, tetapi juga mengubah peta persaingan di layanan perdagangan kripto. Sebagai nama besar di industri manajemen aset, Schwab berpotensi menarik klien yang selama ini ingin akses kripto tanpa harus berpindah ke platform khusus aset digital.

Informasi ini pertama kali disorot oleh Liputan6, yang melaporkan bahwa Schwab menargetkan peluncuran layanan tersebut dalam beberapa bulan ke depan sesuai jadwal perusahaan.