Como memang pulang dengan tangan hampa dari duel melawan Inter Milan, tetapi Cesc Fabregas memilih melihat sisi yang lebih penting dari sekadar angka di papan skor. Bagi sang pelatih, kekalahan itu justru memperlihatkan satu hal yang mulai tumbuh kuat dalam tubuh Como: keberanian untuk bermain tanpa rasa takut, bahkan saat berhadapan dengan tim sekelas Inter.
Fabregas Menilai Como Tampil Berani
Fabregas menyoroti bagaimana Como tidak datang hanya untuk bertahan. Timnya berani mengambil inisiatif, menekan, dan menciptakan ancaman ke gawang Inter hingga mencatat 20 tembakan. Dalam pandangannya, statistik itu bukan sekadar angka, melainkan gambaran nyata bahwa Como sedang berkembang dan tidak lagi sekadar menjadi pelengkap di laga besar.
Ia juga menilai performa ofensif tersebut sebagai tanda kemajuan yang sulit diabaikan. Dibandingkan beberapa tahun lalu, menurut Fabregas, keberanian Como untuk berdiri sejajar dengan salah satu kekuatan terbesar di Italia menunjukkan perubahan mental yang signifikan.
Kekalahan Bukan Ukuran Tunggal
Meski hasil akhir tidak berpihak, Fabregas tidak melihat pertandingan itu sebagai kemunduran. Ia justru menekankan bahwa anak asuhnya menunjukkan karakter yang kuat dan tidak gentar menghadapi tekanan. Bagi dia, sikap seperti itu jauh lebih bernilai karena menjadi fondasi penting untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
Fabregas tampak ingin menegaskan bahwa proses pembangunan tim tidak selalu bisa diukur dari kemenangan. Ada momen ketika keberanian, intensitas, dan cara bermain justru memberi sinyal lebih besar tentang arah sebuah tim.
Modal Menuju Leg Kedua di San Siro
Fokus Como kini bergeser ke leg kedua semifinal Coppa Italia di San Siro pada 21 April mendatang. Sebelumnya, Como sudah menahan Inter 0-0 pada leg pertama, sehingga duel berikutnya masih terbuka lebar.
Fabregas berharap semangat yang ditunjukkan timnya saat meladeni Inter bisa kembali muncul di laga penentuan nanti. Dengan modal keberanian dan rasa percaya diri yang mulai terbentuk, Como membawa sesuatu yang lebih dari sekadar hasil imbang sebelumnya: keyakinan bahwa mereka bisa bersaing di panggung besar.
Sumber: pernyataan Cesc Fabregas yang dikutip dari laporan pertandingan Serie A dan Coppa Italia.
