Ethereum Memimpin Reli Altcoin saat Bitcoin Tembus $74.000

Gelombang hijau kembali menyapu pasar kripto dalam 24 jam terakhir. Bitcoin berhasil bertahan di atas level psikologis USD74.000, sementara Ethereum melaju lebih cepat dan menjadi motor utama penguatan altcoin. Pergerakan ini menandakan minat beli mulai kembali muncul, meski pasar masih bergerak labil dan belum sepenuhnya lepas dari tekanan volatilitas.
Bitcoin Kembali Jadi Patokan Pasar
Bitcoin (BTC) masih memegang kendali atas arah pasar dengan kapitalisasi sekitar USD1,49 triliun. Pada perdagangan terbaru, aset kripto terbesar ini berada di level USD74.693,14, naik 5,63 persen dalam sehari. Kenaikan tersebut memperlihatkan bahwa Bitcoin tetap menjadi tumpuan utama saat sentimen investor mulai membaik.
Ethereum Mencuri Perhatian di Tengah Reli Altcoin
Di antara aset kripto berkapitalisasi besar, Ethereum (ETH) tampil paling agresif. Harga ETH naik 8,55 persen menjadi USD2.379,36, dengan kapitalisasi pasar sekitar USD283,78 miliar. Lonjakan ini membuat Ethereum menonjol dibandingkan aset utama lain dan menegaskan bahwa penguatan kali ini tidak hanya digerakkan oleh Bitcoin.
Sejumlah aset besar lain juga ikut menguat. Tether (USDT) bergerak stabil di USD1,00 dengan kenaikan tipis 0,04 persen dan kapitalisasi sekitar USD184,47 miliar. XRP naik 4,17 persen ke USD1,38 dengan kapitalisasi pasar sekitar USD84,44 miliar, sedangkan BNB menguat 4,24 persen ke USD617,10 dan mencatat kapitalisasi sekitar USD84,02 miliar.
Sentimen Membaik, Tapi Pasar Masih Rentan
Data pergerakan harga ini, seperti dilaporkan Liputan6.com, menunjukkan pasar kripto sedang berada dalam fase pemulihan. Meski begitu, arah harga belum sepenuhnya stabil. Sebagian aset bergerak kuat, tetapi sebagian lain masih tertahan, sehingga risiko fluktuasi tetap tinggi bagi investor yang masuk di tengah reli.
Dalam kondisi seperti ini, keputusan transaksi kripto tetap perlu didasarkan pada riset dan pertimbangan pribadi. Pasar bisa berubah cepat, dan penguatan hari ini belum tentu berlanjut dengan pola yang sama pada sesi berikutnya.



