Ripple Kolaborasi dengan KBank Korea: Uji Transfer Blockchain Tanpa XRP

Bank Korea Selatan, KBank, melakukan uji coba transfer blockchain tanpa menggunakan XRP dalam proyek kerjasama dengan Ripple. Langkah ini dilakukan menggunakan solusi dompet digital Palisade milik Ripple, sebuah solusi berbasis SaaS.
Kolaborasi Strategis dengan KBank
Kolaborasi ini menjadi langkah kedua Ripple dengan institusi di Korea Selatan dalam waktu yang singkat. Sebelumnya, Ripple juga bekerja sama dengan Kyobo Life Insurance untuk proyek tokenisasi penyelesaian obligasi pemerintah. KBank dipilih karena posisinya yang strategis dalam ekosistem kripto Korea Selatan, terutama sebagai mitra perbankan eksklusif Upbit, salah satu bursa kripto terbesar di negara tersebut.
Regulasi di Korea Selatan mewajibkan pengguna bursa kripto untuk menghubungkan akun mereka dengan rekening bank terverifikasi, yang biasanya hanya bekerja sama dengan satu bank. Hal ini membuat kolaborasi dengan KBank menjadi langkah tepat bagi Ripple untuk memperluas jangkauan penggunaannya di negara tersebut.
Inovasi Pembayaran Berbasis Blockchain
Dalam proyek ini, KBank menggunakan stablecoin sebagai alat penyelesaian transaksi, yang memungkinkan mereka untuk menguji pembayaran berbasis blockchain tanpa risiko volatilitas harga kripto. Hal ini menjadi solusi yang menarik karena kerap kali volatilitas harga menjadi perhatian utama dalam proyek dengan tingkat kepatuhan yang tinggi.
Menurut Fiona Murray, KBank diakui sebagai pelopor dalam inovasi perbankan digital di Korea Selatan. Dengan memperluas kerjasama dengan Ripple dan mengadopsi teknologi blockchain dalam uji coba ini, KBank semakin menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di sektor perbankan.
Sejak 2020, KBank berhasil meningkatkan jumlah pengguna mereka dari sekitar 2 juta menjadi 15 juta pada akhir 2025. Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah inovatif seperti kolaborasi dengan Ripple menjadi strategis untuk pertumbuhan dan perkembangan KBank ke depannya.



