Suaraberita.biz - Berita Terbaru Hari Ini
Portal berita online yang menyajikan update terbaru seputar kriminal, tekno, otomotif, olahraga, kesehatan, wisata, gaya hidup, dan crypto
Kesehatan

Hentikan Penyebaran Video Kecelakaan Kereta – Trauma Kedua bagi Keluarga Korban

29 April 2026 • 06:51 WIB

Memahami Kecelakaan Kereta Api di Bekasi: Empati Versus Sensasi

Kecelakaan kereta api di Bekasi menjadi momen yang mengejutkan banyak pihak. Dampaknya meluas, tidak hanya dirasakan oleh korban langsung, tetapi juga menciptakan ketegangan emosional bagi keluarga yang ditinggalkan.

Menjaga Empati di Tengah Tragedi

Dalam situasi seperti ini, penting bagi kita untuk menunjukkan rasa empati yang tinggi daripada sekadar mencari sensasi. Menurut dokter spesialis kedokteran jiwa, Lahargo Kembaren, hal-hal yang bersifat pribadi dan traumatis seharusnya tidak dijadikan bahan eksploitasi demi popularitas di media sosial.

Lahargo menekankan bahwa setiap individu seharusnya berpikir dua kali sebelum membagikan konten yang terkait dengan kecelakaan tersebut. Menghindari penyebaran foto atau video korban yang menggambarkan luka serius atau kondisi tragis justru merupakan bentuk kebijaksanaan dan empati yang sejati.

Menyuarakan Dukungan dan Kepedulian

Berikut adalah beberapa langkah bijak yang bisa dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan dalam situasi seperti ini:

  • Menyampaikan doa dan belasungkawa bagi korban dan keluarganya.
  • Membagikan informasi resmi dan membantu yang dapat memberikan kontribusi positif, bukan sekadar menciptakan spekulasi negatif.
  • Berperan aktif dalam pencarian informasi bagi keluarga korban yang mungkin membutuhkan bantuan.
  • Menjunjung tinggi privasi dan martabat korban serta keluarganya.
  • Berupaya untuk tidak memanfaatkan tragedi sebagai bahan sensasi atau konten publik yang mengundang ketakutan.

“Menghindari penyebaran berita yang bersifat menakutkan atau mengerikan juga dapat diartikan sebagai sebuah bentuk empati yang matang,” jelas Lahargo.

Source link