Kesehatan

Prof Tjandra Yoga Aditama: Tuberkulosis dan Perempuan

Jakarta Selatan Mendukung Program Pengendalian TB

Pada tanggal 30 April 2026, Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati hari tuberkulosis (TB) sedunia. Acara ini diresmikan oleh Wakil Walikota Administratif Jakarta Selatan, Ali Murthadho, yang memberikan apresiasi atas dukungan program pengendalian TB.

Penyuluhan dan Pendekatan dalam Pengendalian Tuberkulosis

Di acara yang diadakan oleh Puskesmas Kecamatan Cilandak tersebut, para peserta mendapatkan penjelasan yang komprehensif terkait dengan TB. Wakil Walikota turut menyampaikan pentingnya menghilangkan stigma seputar penyakit ini dan menganjurkan pendekatan Cegah, Obati, dan Dampingi dalam pengendalian tuberkulosis.

Peserta acara mayoritas merupakan para kader TB perempuan di Jakarta Selatan. Data terbaru dari WHO Global TB Report 2025 menunjukkan fakta-fakta menarik terkait perempuan dan tuberkulosis. Diantaranya adalah proporsi pasien perempuan yang terkena TB, keberhasilan pengobatan, dan perbandingan jumlah pasien laki-laki dan perempuan.

Data Menarik dari WHO Global TB Report 2025

Menurut laporan tersebut, 35% dari total pasien TB di dunia adalah perempuan, sementara 11% adalah anak-anak dan remaja, dan sisanya adalah laki-laki. Di Indonesia, pasien TB laki-laki jauh lebih banyak dibandingkan perempuan, dengan rasio mencapai 2,3 banding 1.

Di 31 negara dengan beban TB terbesar, tingkat keberhasilan pengobatan pada perempuan dan remaja putri jauh lebih tinggi daripada laki-laki dan remaja pria. Hal ini menunjukkan pentingnya pendekatan gender dalam upaya pengendalian dan penanggulangan tuberkulosis.

Source link