Akademisi Ingatkan Para Perwira Polri agar Tidak Membuat Proyek “Batu Nisan”
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Prof. Hikmahanto Juwana, memberikan peringatan kepada para perwira Polri yang sedang menempuh studi doktoral agar berhati-hati dalam melakukan penelitian. Hikmahanto menekankan agar penelitian yang dilakukan tidak sekadar menjadi proyek “batu nisan” semata, tetapi harus memberikan dampak positif bagi dunia akademik maupun pembuat kebijakan.
Dalam sebuah sidang terbuka promosi doktor di STIK Polri, Jakarta, Hikmahanto mengingatkan Inspektur Jenderal Polisi Chaidir yang merupakan salah satu perwira Polri yang sedang menjalani ujian promosi doktor bidang ilmu kepolisian. Sebagai dosen pembimbing Chaidir, Hikmahanto berharap agar ilmu pengetahuan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan dan perkataan perwira Polri.
Pentingnya Gelar Doktor dan Penelitian
Gelar doktor yang diperoleh seorang perwira Polri seharusnya menjadi senjata untuk menghadapi tantangan dunia dengan landasan penelitian. Menurut Hikmahanto, penelitian disertasi adalah kunci utama dalam menunjukkan kontribusi ilmiah seorang doktor dalam menyikapi permasalahan yang kompleks.
Hikmahanto juga menyoroti pentingnya penelitian yang berfokus pada kerja sama internasional kepolisian dalam penanggulangan kejahatan terorganisir transnasional. Penelitian ini dianggap relevan dengan konteks keamanan ASEAN saat ini yang masih memiliki banyak tantangan dalam pilar keamanan dan politik.
Dia berharap hasil penelitian tersebut dapat disebarkan luas kepada para pemangku kepentingan, termasuk dimuat dalam jurnal untuk dapat dibaca oleh akademisi dan praktisi di bidang tersebut. Dengan demikian, diharapkan kerja sama dalam memerangi kejahatan terorganisir dapat terwujud tanpa terkekang oleh birokrasi yang ada.
Harapan untuk Masa Depan
Semoga hasil disertasi dari penelitian yang dilakukan oleh perwira Polri dapat membawa dampak positif dalam upaya memerangi kejahatan terorganisir transnasional secara lebih efektif. Harapan Hikmahanto adalah agar para perwira Polri yang telah mendapatkan gelar doktor dapat menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan solusi terbaik dalam menanggulangi berbagai tantangan keamanan di masa depan.
