Asosiasi Dokter Indonesia Utara (PDUI) mengeluarkan rekomendasi penting setelah mengamati temuan besar yang dialami dokter internship di Indonesia.
Pembenahan Sistem Pendidikan Kedokteran
PDUI mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap wahana internship, termasuk fasilitas yang tersedia, beban kerja yang diberikan, dan sistem pembinaan yang diterapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan kondisi yang lebih baik bagi para dokter muda yang sedang menjalani pendidikan kedokteran.
Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Di samping itu, PDUI juga menyarankan perlunya penguatan dalam perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bagi para peserta internship. Pemerintah diminta untuk menjamin jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, melindungi dari risiko infeksi, serta menetapkan standar kerja yang lebih manusiawi bagi para dokter muda.
Selain itu, PDUI menyoroti pentingnya perbaikan dalam sistem pengawasan dan bimbingan. Evaluasi terhadap peran dan kualitas pembimbing, penguatan supervisi berbasis standar, dan keterlibatan organisasi profesi dianggap sebagai langkah penting untuk memastikan kualitas pendidikan kedokteran yang lebih baik.
Rekomendasi lain yang disarankan adalah reformulasi terkait status dan hak peserta internship. Diperlukan kejelasan mengenai status hukum peserta, hak dan kewajiban yang dimiliki, serta sistem kompensasi yang adil bagi para dokter muda yang sedang menjalani pendidikan kedokteran.
Sistem Pengaduan dan Whistleblower
PDUI juga menekankan perlunya sistem pengaduan dan perlindungan bagi para whistleblower agar peserta internship merasa aman dalam menyuarakan keluhan-keluhan yang ada. Sistem pelaporan independen dan terlindungi dianggap sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih transparan dan akuntabel.
PDUU menyoroti bahwa keselamatan dokter adalah kunci penting dalam menjaga keselamatan pasien dan meningkatkan kualitas sistem kesehatan secara keseluruhan. Dengan adanya rekomendasi ini, diharapkan tidak ada lagi dokter yang menjadi korban dari sistem pendidikan kedokteran yang belum sempurna.
