Berita

Wamenekraf: Dukungan Ekosistem Kreatif Terintegrasi untuk IP Lokal

Wamenekraf Mendorong Penguatan Intellectual Property Lokal

Jakarta – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, menyoroti pentingnya dukungan ekosistem kreatif terintegrasi dalam memperkuat Intellectual Property (IP) lokal. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk meningkatkan nilai IP lokal hingga tingkat nasional dan internasional.

Berbagi Gagasan dalam Forum Manajer Fest 2026

Dalam Mastermind Panel yang bertajuk ‘IP is Indonesia’s Next Oil’ pada acara Manager Fest 2026 di Jakarta, Irene menekankan bahwa Indonesia memiliki banyak identitas kreatif yang harus disatukan untuk menciptakan nilai pasar yang signifikan. Dukungan dari pemerintah, akademisi, swasta, komunitas, media, dan lembaga keuangan dianggap krusial dalam mengangkat karya-karya lokal ke level yang lebih luas.

Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang IP lokal yang diilhami oleh kekayaan budaya dan warisan tradisional. Kementerian Ekonomi Kreatif selalu berusaha memberikan wadah bagi IP lokal untuk tampil di panggung yang lebih besar agar dapat dikenal oleh masyarakat luas.

Menuju Pencapaian Global untuk IP Lokal

Andrey Noelfry Tarigan dari INFIA Corp juga menyoroti pentingnya pembangunan hubungan langsung antara IP lokal dengan audiens dan komunitas. Hal ini tidak hanya meningkatkan popularitas di media sosial, tetapi juga membuka peluang bisnis yang berkelanjutan.

Manager Fest 2026 diinisiasi sebagai upaya untuk memperkuat persiapan para profesional dalam menghadapi perubahan industri kerja yang signifikan. Diharapkan, melalui kolaborasi lintas sektor, IP lokal dari Indonesia dapat berkembang menjadi jenama global yang mampu membanggakan nilai budaya bangsa.

Source link