Kelebihan Screen Time bagi Anak: Dampak dan Cara Mengatasinya
Penggunaan screen time atau waktu yang dihabiskan untuk menggunakan gadget seperti handphone, tablet, dan televisi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, bahkan bagi anak-anak. Namun, sebagian orang tua mungkin belum menyadari bahwa penggunaan screen time yang berlebihan dapat memberikan dampak negatif bagi perkembangan anak.
Pentingnya Pendampingan saat Anak Menggunakan Screen Time
Menurut rekomendasi, sebaiknya anak baru diperkenankan menggunakan screen time setelah berusia di atas dua tahun, dengan batasan waktu maksimal satu jam per hari. Namun, pemantauan terhadap anak selama menggunakan gadget juga tidak kalah pentingnya. Orang tua perlu mengajak anak untuk berinteraksi selama menonton, bukan hanya sebagai pendengar pasif.
Sebelum memutuskan untuk memberikan izin kepada anak untuk menonton tayangan tertentu, orang tua juga perlu menetapkan tujuan dari tayangan tersebut dan memperhatikan durasi waktu yang dihabiskan oleh anak untuk menonton. Sebagai contoh, setelah menonton satu episode kartun selama 30 menit, sebaiknya layar televisi dimatikan. Menggulir tayangan dengan cepat juga sebaiknya dihindari karena otak anak sedang dalam masa perkembangan.
Kegiatan Pengganti yang Bermutu untuk Anak
Setelah batasan screen time tercapai, penting bagi pengasuh untuk menyiapkan kegiatan yang bermanfaat dan berkualitas bagi anak. Interaksi yang lebih langsung seperti berbicara saat makan bersama, bermain puzzle, atau menyusun balok dapat membantu mengembangkan kemampuan otak anak secara maksimal.
Menurut dokter spesialis anak Amanda Soebadi, penggantian gadget dengan kegiatan interaktif adalah langkah yang tepat. Mengambil gadget dari anak tanpa memberikan kegiatan menggantinya hanya akan menimbulkan kebingungan pada anak. Selain itu, berbagai kegiatan yang diisi dengan interaksi antara anak dan pengasuhnya dapat lebih efektif dalam meningkatkan perkembangan optimal otak anak.
Dengan pendekatan yang tepat, penggunaan screen time bagi anak dapat menjadi momen yang memberikan manfaat positif dalam proses perkembangan mereka. Yang terpenting adalah kesadaran orang tua dalam membatasi, mendampingi, dan mengarahkan penggunaan gadget anak agar tetap bermanfaat.
