Rasa Takut Pasca Kecelakaan KA: Dampak dan Cara Mengatasinya
Berbicara mengenai tragedi kecelakaan yang melibatkan kereta api selalu meninggalkan dampak emosional yang mendalam bagi semua pihak yang terlibat. Hal ini juga berlaku pada para penumpang reguler, yang kini merasakan adanya rasa takut yang menyelimuti mereka.
Dilansir Liputan6.com, kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta Commuter Line pada Senin malam, 27 April 2026, telah meninggalkan bekas yang sulit dihapuskan. Meski mereka mungkin tidak mengenal korban secara langsung, namun kehilangan tersebut terasa begitu nyata.
Akibat Rasa Takut dan Tindakan yang Diambil
Bagi sebagian penumpang, kejadian tragis seperti ini memunculkan ketakutan baru terhadap moda transportasi kereta api. Beberapa di antaranya mulai menjaga kewaspadaan ekstra, bahkan ada yang memilih untuk menghindari naik kereta api untuk sementara waktu sebagai bentuk pengamanan diri.
Ria, seorang pekerja di Tangerang Selatan, mengaku bahwa meskipun masih merasakan ketakutan pasca kecelakaan tersebut, namun efisiensi waktu yang ditawarkan oleh KRL Commuter Line membuatnya tetap menggunakan moda transportasi tersebut. Ia merupakan salah satu contoh dari banyak penumpang yang harus berjuang melawan rasa takut mereka setiap kali naik kereta api.
Cara Mengatasi Rasa Takut Pasca Kecelakaan
Psikolog klinis, Jovita Maria Ferlina, memberikan pandangan bahwa rasa takut yang dirasakan pasca kecelakaan merupakan hal yang wajar. Menurutnya, penting untuk memvalidasi perasaan tersebut sebelum mencari cara untuk mengatasinya.
Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan informasi yang realistis kepada diri sendiri, seperti fakta bahwa sistem keselamatan kereta tetap ada dan kecelakaan merupakan kejadian yang jarang terjadi. Selain itu, Jovita juga menyarankan untuk menghindari paparan berita berlebihan yang dapat memperbesar rasa cemas.
Jadi, meskipun rasa takut pasca kecelakaan masih menghantui, namun dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan para penumpang kereta api dapat tetap merasa aman dan nyaman saat bepergian. Semoga kejadian tragis seperti ini tidak terulang di masa depan.
