Polisi Dalami Kasus Pembunuhan Tragis Balita di Bekasi
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi sedang menyelidiki kasus pembunuhan seorang balita yang ditemukan tewas dengan belasan luka tusuk di rumah kontrakan di Bekasi. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, mengkonfirmasi bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan mendalam.
Belasan Luka Tusuk pada Tubuh Balita
Dalam keterangannya, Iqbal menyebut bahwa korban yang masih balita itu ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di dalam kamar kontrakan. Pemeriksaan awal menyatakan bahwa ada lebih dari sepuluh luka tusuk dan luka iris di seluruh tubuh korban.
“Luka-luka di tubuh balita itu cukup banyak, ada di bagian kepala, wajah, badan, hingga selangkangan. Bahkan, ada luka iris di bagian pipi yang cukup parah. Kami perkirakan ada lebih dari sepuluh tusukan,” ujar Iqbal.
Dugaan Pelaku dan Riwayat Gangguan Kejiwaan
Terungkap bahwa terduga pelaku adalah paman korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena luka tusuk pada dada dan pipi. Menurut Iqbal, terduga pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan biasanya rutin menjalani pengobatan.
Namun, dalam beberapa hari sebelum kejadian, terduga pelaku tidak mengonsumsi obat penenang karena kendala biaya keluarga. Informasi ini didapat dari hasil investigasi awal dan keterangan keluarga.
Selain itu, muncul informasi bahwa balita tersebut tinggal bersama neneknya di rumah kontrakan di Bekasi. Kasus ini masih terus diperiksa oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif sebenarnya di balik pembunuhan tragis ini.
