Crypto

Sequans Likuidasi Aset Kripto: Dampak Taruhan Bitcoin pada Bisnis

Sequans Akhiri Strategi Penyimpanan Bitcoin, Fokus Kembali pada Bisnis Utama

Perusahaan semikonduktor IoT asal Prancis, Sequans Communications, telah mengambil keputusan drastis dengan mengakhiri strategi penyimpanan Bitcoin yang baru dijalankan. Penjualan sebagian besar kepemilikan Bitcoin dilakukan untuk melunasi utang konversi dan mengalihkan fokus kembali pada bisnis utama.

Langkah Perubahan Besar Sequans

Setelah kurang dari satu tahun menjalankan strategi penyimpanan cadangan Bitcoin, Sequans memutuskan untuk menjual sebagian besar kepemilikannya. Pada Juli 2025, perusahaan tersebut telah menerbitkan utang konversi yang diungkapkan akan dilunasi dengan sebagian cadangan Bitcoin yang mereka miliki. Namun, setelah transaksi tersebut, Sequans masih memiliki sekitar 658 BTC yang akan dijual secara bertahap.

Pada Juni 2025, Sequans awalnya berencana untuk mengumpulkan dana hingga USD 385 juta dengan mengandalkan utang dan ekuitas. Tujuan dari pengumpulan dana ini adalah untuk membangun cadangan Bitcoin dalam jumlah besar. CEO Sequans saat itu menekankan nilai jangka panjang dari Bitcoin sebagai penyimpan nilai dan cara untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham.

Dampak Penurunan Harga Bitcoin

Euforia pasar kripto memungkinkan Sequans untuk mengumpulkan hampir 3.000 BTC. Namun, penurunan tajam harga Bitcoin dari puncaknya hingga mendekati USD 60.000 mengubah situasi secara signifikan. Hal ini membuat strategi treasury berbasis Bitcoin menjadi beban bagi perusahaan, terutama setelah penjualan sebagian kepemilikan untuk melunasi utang.

Sejak November 2025, Sequans telah menjual sebagian besar Bitcoin yang mereka miliki, dengan penjualan besar-besaran terjadi pada kuartal pertama 2026. Lebih dari 80 persen kepemilikan Bitcoin perusahaan hilang dalam beberapa bulan saja.

Kasus ini menjadi pembelajaran penting akan risiko strategi memiliki Bitcoin sebagai cadangan kas perusahaan, terutama jika pembelian aset tersebut didanai melalui utang.

Source link