Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendapat sorotan tajam setelah Audit Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengungkapkan berbagai masalah dalam tata kelola dan operasional mereka. Dalam laporan yang dirilis pada Rabu, FAM dinilai mendapat skor rendah dalam sebagian besar bidang evaluasi yang dilakukan oleh AFC.
FAM Terima Penilaian Rendah dari AFC
Bidang yang dievaluasi meliputi tata kelola organisasi, aspek hukum, keuangan, serta pengembangan sepak bola. Hasil audit menunjukkan bahwa FAM memperoleh skor di bawah dua dari lima dalam sebagian besar kategori tersebut. AFC juga menyoroti bahwa masalah yang ada tidak bersifat terpisah, melainkan sudah merasuk ke berbagai bagian dalam struktur organisasi FAM.
Kelemahan dalam Tata Kelola dan Pengesahan Anggaran
Salah satu temuan yang mencolok adalah praktik FAM yang mengoperasikan kegiatan tanpa pengesahan anggaran resmi sejak tahun 2016, padahal hal ini seharusnya menjadi kewajiban sesuai regulasi yang berlaku. Vahid Kardany, Wakil Sekretaris Jenderal AFC, menyoroti fakta ini saat menyampaikan hasil audit di Kongres Luar Biasa FAM.
“Saya pikir nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa Anda masih berada pada tingkat pra-menengah dalam hal organisasi,” ungkap Kardany kepada wartawan setelah acara berlangsung.
Meskipun FAM belum merilis tanggapan resmi terkait hasil audit AFC, penilaian ini jelas menyoroti perlunya reformasi menyeluruh dalam struktur dan operasional asosiasi sepak bola Malaysia. Harapan besar terletak pada langkah-langkah perbaikan yang akan diambil FAM untuk meningkatkan kinerja mereka di masa depan.
