Crypto

Analisis CryptoQuant: Bitcoin Potensial Turun ke US$ 53.600

Investor Bitcoin Waspada, Harga Bitcoin di Bawah $53.600 Perlu Diwaspadai

Perusahaan analitik blockchain CryptoQuant telah mengidentifikasi level US$ 53.600 sebagai titik penting yang perlu diperhatikan oleh investor Bitcoin. Hal ini didasarkan pada harga realisasi Bitcoin saat ini yang merupakan rata-rata harga beli seluruh pelaku pasar berdasarkan data transaksi on-chain. Menurut Kepala Riset CryptoQuant, Julio Moreno, realized price menjadi indikator vital dalam menentukan titik terendah siklus pasar Bitcoin.

Menurut CoinMarketCap, harga Bitcoin cenderung mencapai titik terendah di sekitar atau sedikit di bawah level realized price pada setiap fase pasar bearish besar yang pernah terjadi secara historis. Dalam kasus gejolak pasar akibat runtuhnya bursa kripto FTX pada November 2022, harga Bitcoin bahkan berhasil menembus level realized price sebelum pulih kembali.

Kewaspadaan Investor

Meski level US$ 53.600 bukan prediksi pasti mengenai arah harga Bitcoin, tetapi potensi Bitcoin turun ke level tersebut menjadi salah satu skenario yang dapat terjadi berdasarkan pola historis pasar. Moreno menjelaskan bahwa meskipun pergerakan harga tersebut mencerminkan pembentukan titik terendah pada siklus sebelumnya, tidak ada jaminan harga Bitcoin akan mencapai level tersebut.

Pekan lalu, Bitcoin mencatat level terendah baru dalam siklus bearish di kisaran US$ 59.000, hanya sekitar 9 persen di atas realized price sebelum kembali pulih dan diperdagangkan di sekitar US$ 62.150. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan harga Bitcoin masih fluktuatif dan perlu diawasi dengan seksama oleh para investor.

Keputusan investasi selalu menjadi tanggung jawab pembaca. Sebaiknya lakukan pembelajaran dan analisis mendalam sebelum melakukan transaksi jual beli kripto. Liputan6.com hanya menyampaikan informasi dan tidak bertanggung jawab atas hasil keputusan investasi yang diambil oleh pembaca.

Source link