Peran Laboratorium Farmakologi Sido Muncul dalam Menguatkan Industri Herbal Nasional
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) secara resmi membuka Laboratorium Farmakologi di area pabriknya di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Langkah ini menjadi bagian penting perusahaan dalam meneguhkan bukti ilmiah terkait produk herbal Indonesia.
Langkah Strategis sebagai Bukti Keamanan dan Khasiat Produk Herbal
Laboratorium Farmakologi Sido Muncul didirikan sejak tahun 2001 sebagai fasilitas penelitian untuk mendukung pengembangan produk herbal. Berkat pertumbuhan riset yang signifikan, laboratorium tersebut pindah ke gedung permanen yang lebih modern pada tahun 2019. Dengan luas 288 meter persegi, fasilitas baru ini mulai beroperasi di awal tahun 2020.
Selama lebih dari 20 tahun, Laboratorium Farmakologi Sido Muncul telah menjadi pusat penelitian untuk memastikan keamanan dan khasiat produk. Dengan didukung oleh tim peneliti berpengalaman, laboratorium tersebut telah menghasilkan data ilmiah yang penting bagi industri jamu nasional.
Perkuat Riset melawan Informasi Tidak Benar
Direktur Utama Sido Muncul, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, menyadari tantangan yang dihadapi industri dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Meskipun produk telah disertifikasi oleh BPOM, namun informasi negatif yang tidak berdasar masih sering muncul. Melalui Laboratorium Farmakologi, Sido Muncul berkomitmen untuk terus memperkuat pembuktian ilmiah sebagai upaya melawan hoaks.
Sido Muncul telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi akademik dan menyelenggarakan berbagai penelitian. Contohnya, produk Tolak Angin melalui serangkaian penelitian telah terbukti aman dan efektif. Semua ini dilakukan dalam upaya memastikan bahwa produk-produk yang beredar benar-benar sesuai standar kualitas dan terbukti keamanannya.
Peran Penting Laboratorium dalam Pengembangan Industri Herbal
Laboratorium Farmakologi Sido Muncul dianggap menjadi aset nasional yang perlu diperkuat. Komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan produknya telah mendapatkan apresiasi dari Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., MD., Ph.D. Ia menegaskan bahwa setiap produk yang berizin edar dari BPOM telah melewati proses evaluasi yang ketat.
Dengan berbagai penelitian yang dilakukan, Sido Muncul diharapkan dapat menjadi pusat unggulan dalam pengembangan obat herbal. Laboratorium Farmakologi di Bergas, Kabupaten Semarang, menjadi jembatan antara tradisi jamu Indonesia dan kemajuan sains dalam industri kesehatan nasional.
