Saturday, July 20, 2024
HomeKesehatanGedung Putih membantah klaim Joe Biden menderita Parkinson

Gedung Putih membantah klaim Joe Biden menderita Parkinson

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris pers Gedung Putih, Karine Jean-Pierre membantah Presiden Joe Biden menerima perawatan Parkinson.

Penampilan Joe Biden yang tersendat dalam debat pada tanggal 27 Juni telah memicu spekulasi bahwa ia mungkin menderita gejala gangguan neurologis degeneratif seperti Parkinson.

Beberapa spekulasi tersebut berpusat pada catatan pengunjung White House, yang menunjukkan Kevin Cannard, ahli saraf dari Walter Reed Medical Center mengunjungi unit medis pribadi Presiden di Gedung Putih beberapa kali pada akhir tahun 2023 dan awal tahun 2024.

Namun, Gedung Putih membantah bahwa Biden sedang dirawat karena Parkinson, atau bahwa ia telah diperiksa oleh ahli saraf di luar pemeriksaan fisik rutin terakhirnya.

Mengutip Forbes pada Selasa, 9 Juli 2024, ketika ditanya dalam konferensi pers Gedung Putih apakah Biden menjalani perawatan karena penyakit Parkinson, Jean-Pierre mengutip hasil pemeriksaan fisik Biden baru-baru ini.

Hasil pemeriksaan tersebut menyatakan Biden tidak menunjukkan gangguan neurologis apapun, termasuk penyakit Parkinson, stroke, atau multiple sclerosis.

Jean-Pierre mengatakan Biden telah bertemu dengan seorang ahli saraf tiga kali selama masa jabatan kepresidenannya, dan mengatakan bahwa kunjungan tersebut berhubungan dengan pemeriksaan fisik tahunan presiden.

Dengan alasan privasi, dia mengatakan tidak akan mengonfirmasi nama dokter tertentu yang mengunjungi Gedung Putih untuk pemeriksaan kesehatan Presiden Biden.

Dia juga menekankan bahwa lebih dari seribu anggota militer diperiksa oleh unit medis White House.

“Apakah Presiden pernah dirawat karena penyakit Parkinson? Tidak. Apakah dia sedang dirawat karena penyakit Parkinson? Tidak. Apakah dia minum obat untuk penyakit Parkinson? Tidak,” kata Jean-Pierre pada hari Senin, 8 Juli 2024.

Source link

ARTIKEL TERKAIT

paling populer